Selasa, 18 Desember 2012

[INTERVIEW/TRANS] KIM JAE JOONG VERY CANDID INTERVIEW WITH MOVIE WEEK MAGAZINE NO. 556


Kenapa kau mulai berakting?
Untuk menunjukkan diriku lebih sering ke hadapan publik.

Apakah kau memiliki persiapan spesial untuk akting?
Pertama, aku mengikuti kelas akting, tapi hal itu tidak banyak membantuku. (Tertawa). Karena wajahku terlihat unik dan suaraku juga tidak biasa, kurasa aktingku akan terlihat aneh jika aku belajar dan berakting dengan standar yang ditetapkan orang lain. Jadi, kupikir akan lebih baik jika aku berakting dengan gayaku sendiri.

Oh! Sepertinya ada peningkatan yang signifikan.
Ketika kau mempelajari bahasa asing, kau harus memikirkan bahasa itu dalam kepalamu. Tapi jika kau memikirkan sesuatu dalam bahasa Korea dan mengatakannya dalam bahasa asing, maka akan sulit. Kedua sama seperti itu.

Apakah biasanya kau suka menonton film?
Film Korea, film asing, aku menontonnya tanpa mendiskriminasinya. Aku tidak bisa pergi ke bioskop, jadi aku menonton di rumah.

Film apa yang baru-baru ini kau nikmati?
‘Thieves’. Benar-benar lucu.

Apanya yang lucu dari film itu?
Seluruh karakternya adalah pencuri, jadi mereka saling menipu satu sama lain. Namun meskipun demikian, mereka setia satu sama lain. Ceritanya yang tidak terduga benar-benar lucu.

Jika kau bisa memilih satu karakter di antara semuanya, yang mana yang akan kau pilih?
Ha. Pilihan yang sulit.

Bagaimana dengan Poppai (Lee Jeong Tae)? Karakternya terlihat normal dan berpenampilan bagus meski di dalamnya dia begitu membingungkan karena ia memiliki sebuah obsesi terhadap Macao Park.
Bukankah dia yang paling jahat diantara semua karakter? (Tertawa).

Tapi begitu kau mengetahui situasinya, kau akan menyadari bahwa ia patut dikasihani.
Benar. Dia menderita.

Bagaimana dengan keadaanmu di lokasi syuting? Para staff berpikir bahwa kau tidak dapat didekati karena kau adalah seorang idol papan atas yang membawa kesan misterius.
Mungkin terdengar seperti sebuah bualan, namun jujur saja, semenjak aku mulai berakting,aku tidak pernah tidak disukai oleh para staf atau para pemeran lainnya. Di lokasi syuting, aku punya standar yang kugunakan untuk menilai apakah aku disukai atau tidak. Jika orang-orang mendekatiku dan bergosip tentang orang lain, itu adalah bukti bahwa aku disukai. Ketika aku sedang berakting dalam sebuah adegan, seluruh staf akan mendekatiku dan bergosip soal aktor lain. Aku khawatir jika mereka menggosipkanku pada orang lain, tapi sebenarnya bukan seperti itu.

Apa rahasiamu agar dekat dengan para staf di lokasi syuting?
Jangan bersikap merendahkan orang lain hanya karena mood-ku sedang tidak baik. Kau tidak boleh melakukannya. Jika mood-ku benar-benar jelek.aku akan masuk kemobilku dan menenangkan diri, serta berusaha tersenyum di hadapan para pemeran lain dan para staf sebisa mungkin.

Bagaimana kau melepaskan stresmu?
Tergantung. Bisa satu detik atau lima detik. Aku hanya perlu beberapa saat. Jika aku terlalu stres, aku akan memiliki saat dimana aku akan meluapkan segalanya, lalu melupakannya. Setelah itu mood-ku akan membaik paling tidak untuk beberapa hari ke depan. Mungkin orang lain akan berpikir, “ Uh, mengapa tiba-tiba dia marah? “ (Tertawa).

Apa yang kau lakukan saat kau mendapatkan waktu untuk beristirahat?
Aku beristirahat. Tapi aku membutuhkan paling tidak dua hari untuk beristirahat.

Jadi apa yang akan kau lakukan jika kau mendapat libur dua hari?
Hari pertama, aku akan makan dan minum apa pun yang kuinginkan. Lalu aku akan tertidur pulas dan tidak akan bangun sampai siang keesokan harinya. Ketika aku bangun, aku akan berolahraga hingga berkeringat untuk mengeluarkan semua yang kumakan dan kuminum sehari sebelumnya. Setelah itu aku kembali normal. Meski demikian, jika aku mendapat waktu istirahat kurang dari dua hari, aku tidak pernah keluar dari rumahku.

Kau adalah orang yang tegas tentang perawatan diri. Apa yang ingin kau makan dan kau minum jika sekarang kau memiliki libur dua hari?
Aku ingin makan daging dan minum alkohol. Haha.

Apa kau menikmati pekerjaanmu?
Pernah sekali aku bertanya pada manajerku, “ Apakah kau pikir aku suka bekerja atau aku benci bekerja? “. Dia menjawab “ Kau tampak menikmatinya. “. Jadi kubilang, “ Aku tahu kau akan menjawab seperti itu. “. Ya, aku sangat suka bekerja. Aku merasa aku akan deprsi jika aku tidak bekerja.

Meski kau menikmatinya, ketika kau melakukannya untuk hidupmu, ada saat dimana kau merasa muak karenanya. Apakah ini juga terjadi padamu?
Tidak. Bahkan aku bekerja saat aku tidak dibayar. Kadang aku memaksakan dirimu dan bekerja untuk orang lain. Lucunya, ketika aku bekerja untuk diriku sendiri, bekerja atas namaku, dimana aku akan dinilai oleh orang-orang secara langsung, aku lebih kurang berhati-hati dibandingkan ketika aku bekerja untuk orang lain. Aku akan berusaha lebih keras ketika aku membantu orang lain. Bahkan aku bisa begadang semalaman untuk mereka. Aku ikut campur dalam segala hal hingga mereka stres. Semua dikarenakan mereka bisa menunjukkan 100% kemampuan ketika mereka memaksa diri mereka sendiri, tapi mereka malah tidak melakukannya dan membuat kesalahan. Itulah sebabnya mengapa aku terus menegur mereka, karena hal itu akan sangat disesali nantinya.

Jadi, mengapa kau tidak bekerja keras ketika kau bekerja atas namamu sendiri?
Itulah mengapa kupikir hal itu lucu. (Tertawa). Wheesung pernah berkata, “ Kupikir aku lebih berbakat dalam menolong orang lain menjadi bintang dibanding menjadikan diriku sebagai bintang itu sendiri. “. Kupikir aku juga orang yang seperti itu. Jadi aku akan menjadi wakil presdir perusahaan kami di masa depan, mengatur seluruh staf kami secara sistematis.

Apakah waktu masih kecil kau menjadi pemimpin gerombolan anak-anak di lingkungan rumahmu?
Tidak. Aku bukan tipe yang seperti itu.

Tidakkah kau ingin menjadi seorang leader?
Aku tidak ingin menjadi leader JYJ.

Jika bukan menjadi leader dari sebuah grup, kau ingin mengembangkan kepemimpinanmu di bidang lain?
Tentu saja.

Kata-kata apa yang paling sering kau dengar dari orang-orang di sekelilingmu?
“ Kau keterlaluan. “

Maksudnya ‘keterlaluan’?
Karena saat bertemu mereka, aku sangat memanjakan mereka, lalu jarang menghubungi mereka.

Jadi kau cenderung menjadi orang yang dihubungi?
Dengan beberapa orang tertentu, aku selalu menjaga intensitas kontak kami dengan baik. Oh, lalu ada beberapa orang yang tidak menerima kabar dariku akan berpikir, “ Ah, aku tidak penting untuk seorang Kim Jae Joong. “.

Meski klosetmu penuh dengan baju baru, apakah kau akan terus menggunakan baju favoritmu atau kau adalah tipe orang yang berhati-hati memilih pakaian, bergantung pada orang yang akan kautemui, situasinya, dan tujuan pertemuan kalian?
Jika aku tidak punya waktu, aku akan memakai apa saja dan pergi. Tapi jika aku punya waktu senggang, aku akan berpakaian dengan berhati-hati.

Semakin aku mewawancaraimu, semakin aku tidak bisa menebak orang seperti apa dirimu.
Bukankah karena kau telah membuat sebuah anggapan tentang diriku sebelumnya? Ada lebih banyak orang yang tidak mengenalku daripada mereka yang mengenalku di dunia ini. Kupikir banyak orang yang memiliki pandangan yang berbeda tentang diriku. Aku juga tidak tahu apa yang orang-orang pikirkan tentang diriku. Kupikir inilah mengapa aku bersikeras untuk menunjukkan sisi lain dari diriku, untuk mematahkan semua anggapan yang salah tentang diriku.

Jadi kau tidak suka jika image diriku hanya dibatasi dalam satu karakteristik saja?
Tentu saja, aku ingin menunjukkan sisi lain diriku. Butuh waktu untuk melakukan hal ini, aku tahu dan ini tidaklah mudah… tapi aku akan terus mengusahakannya.

Sekarang aku tahu! Kau memiliki style non-pop!
Hahaha.

Adakah orang terdekatmu yang bisa menebak dengan benar, ‘ sekarang Kim Jae Joong akan bersikap seperti ini. ‘ ?
Jika seseorang mencoba untuk memprediksi kelakuanku, aku akan berkata dalam hati, “ Kau salah, kawan. “. (Tertawa). Malah aku yang akan menebak sikap mereka.

Bahkan member JYJ tidak bisa memperkirakan kelakuanmu?
Prediksi mereka biasanya hampir benar. Karena kami mengenal satu sama lain dengan baik. Jika kupikir Yoochun akan melakukan ini, maka akan 100% terjadi. Junsu juga. Bahkan rasanya salah juga aku mengatakan “ Junsu adalah telapak tanganku.* “. (Menunjukan ujung dari jari telunjuknya). Apa yang dia lakukan tidak akan bisa melebihi bagian ini. (Menunjuk ujung jari manisnya). Haruskah kukatakan kalau Yoochun juga bermain di sini? (T/N : Ketika orang Korea mengatakan ‘ Dia adalah telapak tanganku. ‘ yang berarti mereka bisa melihat pergerakan orang tersebut di telapak tangan mereka. Namun Jae Joong mengatakan, ‘ Junsu ada di ujung jarinya. ‘ dimana areanya jauh lebih kecil dibandingkan telapak tangannya, jadi artinya ia mengenal Junsu dengan sangat baik.)

Sebaliknya, Park Yoochun dan Kim Junsu akan berpikir, ‘ Kim Jae Joong ada dalam telapak tanganku. ‘.
Meski begitu, mereka tidak bisa bilang kalau area aktifitasku ada di ujung jari mereka. Paling tidak mereka akan menunjuk telapak tangan mereka. (Tertawa).

Park Yoochun dan Kim Junsu juga tampil di serial tivi dan drama musikal. Apa yang akan kau katakan pada yang lainnya saat melihat akting masing-masing?
Kami saling menyemangati satu sama lain. Ngomong-ngomong kupikir Junsu adalah seorang jenius musikal. Biasanya, Junsu berkata, “ Aw, aku~! Aw~! “ seperti ini, selalu memiliki gestur tubuh yang kuat ketika berbicara dan bergerak. Kadang, hal itu terasa menyebalkan, (tertawa) tapi ketika dia melakukannya di panggung drama musikal, rasanya begitu alami. Dia bisa mencocokkan ekspresinya, begitu selaras dengan drama musikalnya. Untuk Yoochun, jika ia merasa bahwa aku sedang memperhatikannya, dia akan berpura-pura mengabaikannya. Jika Junsu atau aku berkata, “ Hey, Yoochun. Apakah kau melakukan ini karena hal itu? Jujur? “, dia akan berpikir dalam hati, “ Ya, itu benar. “, tapi dia mencoba untuk menyangkalnya. Meskipun nantinya ia juga akan ketahuan. (Tertawa). Kupikir Yoochun menggunakan sisi dirinya yang ini saat dia berakting.

Bakat apa yang kaupikir kaumiliki sebagai seorang aktor?
Aku tidak tahu.

Tidakkah kau berpikir kalau kau memiliki bakat menyanyi sejak lahir?
Banyak sekali perbedaan antara bakang untuk berakting dan bakat untuk menyanyi. Tapi jika kau menanyaiku apa yang bisa kutawarkan sebagai seorang aktor, aku bisa bilang itu karena karakterku yang berbeda dari individu lain. Karena penampilanku unik, aku percaya aku bisa menimbulkan sebuah efek jika aku memerankan sebuah peran unik dan memerankannya dengan baik. Jadi, menurutku, aku harus berakting sebagai psikopat sesegera mungkin. Kuharap aku akan ditawari peran psikopat. Ketika berakting sebagai psikopat, kupikir menunjukkan sisi malaikat dan iblis sangat penting. Ketika kulihat seorang aktor memerankan seorang psikopat, mereka akan tersenyum hangat dan tiba-tiba saja menatap sekelilingnya dengan penuh ancaman, mereka membuatku terkesan dengan kehebatan mereka sebagai aktor kawakan.

Photo credit : betty (@bettyforjj)
Credit : sofia (@126×204)
Shared by : JYJ3
Indotrans : fatearam@yeppopo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar